Senin, 18 Februari 2008

Tips Meningkatkan Kualitas Dan Kuantitas ASI

Oleh Algooth Putranto (Wartawan Bisnis Indonesia)

Sejak kehamilan menginjak bulan ketujuh sebaiknya rajin mengompres payudara dengan air hangat setiap hari mandi pagi dan sore masing-masing 10 menit untuk satu payudara. Setelah melahirkan gunakan kompres hangat- dingin bergantian.

meningkatkan kualitas dan kuantitas ASI
Banyak minum dan mengkonsumsi cairan. Jangan lupa mengkonsumsi susu.
Memakai saputangan handuk yang diletakkan diantara bra dan payudara. Usahakan untuk selalu memakai baju berlengan.
minum kaldu ayam : 1/2 kg ayam + 1/4 kg jahe (dimemarkan), 4 batang lengkuas (dimemarkan), 1 buah jeruk nipis (ambil airnya), 1 liter air ,garam secukupnya. seluruhnya direbus sampai kira2 10 menit mendidih. diminum sebelum dan sesudah menyusui. hal ini dilakukan setiap harinya minimal selama pemberian asi ekslusif.
makan makanan yang bergizi. hindari terlambat makan.
mengkonsumsi sayur daun katuk dan kacang-kacangan.
istirahat cukup.jaga kestabilan emosi. usahakan selalu ceria, berpikiran positif dan menjaga Semangat Menyusui.

Susu ASI Sulit Keluar Ketika Bayi Lahir
Keadaan ini sering sekali terjadi pada ibu-ibu yang baru melahirkan anak pertamanya, yang kemudian membuat para ibu-ibu tersebut sedih dan bingung dan menyimpulkan bahwa air ASInya tidak keluar dan beralih ke susu formula. Pada acara Selamat Datang Pagi, RCTI, Jumat 2 Agustus 2002, dr. Utami Rusli menyatakan bahwa, memang air ASI tidak telalu banyak diproduksi pada saat tersebut karena memang pada saat itu bayi tidak membutuhkan terlalu ba-nyak, beliau menyatakan bahwa pada hari 1 - 5, ASI hanya keluar sekitar 1 cc per jam sesuai dengan kebutuhan bayi. Namun, 1 cc ASI tersebut merupakan ASI yang sangat berkualitas dan sangat diperlukan oleh bayi, oleh dari itu, sangatlah penting bila bayi bisa langsung menyusui ibunya ketika ia baru saja dilahirkan.

Patut diketahui, seorang bayi yang baru lahir telah dengan alami mengetahui bagaimana menyusu dari ibunya, ting-gal bagaimana para ibu dapat mengakomodasi kebutuhan bayinya, sedikit tapi sangat berkualitas. Perjuangan yang melelahkan pada awal-awal menyusui dapat membuahkan hasil yang sangat berguna di kemudian hari, baik bagi bayi, ibu dan hubungan keduanya.

CARA MENYUSUI

Cara menyusui bayi yang benar
Sebelum menyusui bayi, terlebih dahulu IBU mencuci kedua tangan dengan sabun sampai bersih.
Sebelum menyusui bayi, kedua punting susu dibersihkan dengan kapas yang telah direndam terlebih dahulu dengan air hangat.
Waktu menyusui bayi, sebaiknya IBU harus duduk.
Bayi disusui secara bergantian dari susu sebelah kiri, lalu kesebelah kanan sampai bayi merasa kenyang.
Setelah selesai menyusui, mulut bayi dan kedua pipi bayi dibersihkan dengan kapas yang telah direndam de-ngan air hangat.
Sebelum ditidurkan, bayi harus disendawankan dulu supaya udara yang terhisap bisa keluar
Bila kedua payudara masih ada sisa ASI, supaya dikeluarkan dengan alat pompa susu

Keunggulan ASI terhadap susu lainnya

Murah, sehat dan mudah memberikannya
Mengandung zat yang dapat meninggikan daya tahan anak terhadap penyakit
Mengandung cukup banyak makanan yang diperluka oleh bayi.
Menyusui berarti menjalin kasih sayang Ibu terhadap anak.
Menyusui mempercepat Ibu menjadi langsing kembali sesudah melahirkan.

Bayi sampai dengan umur 4 bulan cukup diberi Air Susu Ibu (ASI)

Air Susu Ibu (ASI) adalah makanan terbaik untuk anak. Susuilah anak IBU sampai berumur 2 tahun
Susuilah setiap kali anak merasa lapar (menangis).
Susuilah dari susu kanan dan kiri bergantian.
Air Susu Ibu yang keluar pertama kali (susu JOLONG), jangan dibuang, karena menjadikan anak lebih tahan terhadap penyakit.
Sampai umur 4 bulan jangan diberikan : pisang, bubur atau makanan lunak lainnya, menyebabkan anak merasa kenyang sehingga mengurangi kemauan bayi untuk menyusu.
Agar Air Susu Ibu (ASI) bisa mencukupi kebutuhan bayi, ibu harus makan dan minum yang cukup (ikuti petun-juk makan bayi Ibu menyusui).
Asal Ibu sehat, dan mengikuti petunjuk makan bagi Ibu menyusui, air susu saja cukup untuk bayi sampai umur 4 bulan.

Pemberian Air Susu Ibu (ASI) sangat penting, mengingat :
Air Susu Ibu adalah satu-satunya makanan dan minuman terbaik untuk bayi dalam masa empat bulan pertama kehidupannya.
Bayi harus segera disusui setelah lahir. Pada dasarnya setiap ibu dapat menyusui anaknya dan hendak nya disusui secara tepat.
Ibu hendaknya sesering mungkin menyusui anaknya karena dengan demikian Air Susu Ibu bertambah ba-nyak dan cukup untuk kebutuhan bayi.
Pemberian susu botol yang penanganannya tidak bersih, dapat menimbulkan sakit dan kematian.
Ibu hendaknya menyusui anak-anaknya hingga tahun kedua kehidupan anak, dan jika mungin, untuk waktu yang lebih lama.

PASI ( Pengganti Air susu Ibu )

Apa penggati air susu ibu itu ?
Pengganti Air Susu (Susu Formula) adalah makanan bayi yang secara tunggal dapat memenuhi kebutuhan gizi bagi per-tumbuhan dan perkembangan bayi sampai berumur antara empat dan enam bulan.

Kapan PASI boleh diberikan ?
Dalam keadaan bayi harus dipisahkan dari ibu, misal
- Ibu sakit keras/menular
Dalam keadaan demikian bayi dapat diberi Pengganti Air Susu Ibu (PASI atau Susu Formula) sesuai petunjuk petugas kesehatan. Susu krntal manis tidak baik digunakan sebagai PASI.

Cara memberikan PASI
Berikan PASI sesuai petugas kesehatan. Gunakan takaran dalam pengeceran PASI sesuai dengan label yang ada dalam kaleng PASI. Air yang digunakan untuk mengencerkan PASI adalah air yang sudah dimasak mendidih. Peralatan yang digunakan untuk mengencerkan dan memberikan PASI sebaiknya dibilas dengan air panas mendidih. Disamping pemberi an PASI, berikan makanan pendamping ASI setelah bayi berumur empat bulan. Segera setelah ibu sembuh, upayakan me-nyusui kembali. Untuk pemberian PASI sementara ibu sakit, usahakan tidak menggunakan botol dan dot, tapi gunakan gelas dan sen dok agar bayi tidak bingung.

Kerugian akibat pemberian PASI
- Bagi Ibu :Tidak ekonomis dan tidak praktis
- Bagi Bayi :
1. Bayi tidak memperoleh zat kekebalan yang ada pada ASI, dengan demikian dapat meningkatkan resiko infeksi.
2. Ancaman kekurangan gizi, apabila diberikan tidak sesuai dengan ketentuan petunjuk penggunaan PASI.
3. Ancaman kegemukan, apabila diberikan secara berlebihan.
4. Lebih mudah terserang diare dan alergi.
5. Pertumbuhan mulut, rahang dan gigi tidak baik.
6. Mengurangi hubungan kasih sayang ibu dan anak yang dapat menghambat perkembangan mental selanjutnya.

Tips Memperbanyak ASI

Ekstrak daun katuk dikenal untuk memperbanyak asi. Tapi selain itu berdasarkan pengalaman yang saya alami, supaya asi kita cukup/banyak persediaannya ada sedikit tips yang mungkin bisa dicoba dan insyaallah bisa berguna bagi para ibu yang sedang menyusui seperti tersebut dibawah ini :
Ø Sebelum dan sesudah menyusui minumlah susu ( terutama susu khusus ibu menyusui ) atau air putih sebanyak-banyaknya
Ø Bangunlah dimalam hari ( sekitar pk. 1 keatas ) dan makanlah sedikit makanan terutama kacang-kacangan ( kacang kulit )
Ø Pada saat menyusui, usahakan pikiran dan hati kita tenang dan gembira, tidak dalam keadaan sedih, khawatir ataupun marah karena hal tsb sangat mempengaruhi produksi asi itu sendiri.
Ø Janganlah lupa untuk selalu membersihkan dan memassage payudara kita selepas dari bepergian terutama dari bepergian jauh.
Terimakah...dan semoga bermanfaat.

Beberapa Nutrisi yang perlu Anda perhatikan selama menyusui:

Kalsium
Nutrien ini adalah mineral penting untuk tulang Anda dan berbagai organ penting tubuh. irekomendaiskan setiap hari jumlah yang Anda konsumsi 1.600 mg, atau 2-4 gelas produk susu setiap hari. Sumber kalsium ter baik yaitu produk olahan susu termasuk yoghurt, susu, keju, brokoli, jeruk, almond, ikan sarden, tofu dan sayuran berdaun gelap.
Penelitian menunjukkan bawha selama kehamilan dan menyusui kalsium tersedot dari tulang Anda. Tubuh Anda akan menggantikannya kembali dalam waktu yang lama dan tulang Anda akan menjadi kuat kembali. Jika Anda aleri atau tidak bisa mengkonsumsi produk olahan susu, Anda seharusnya mengkonsumsi lebih ba-nyak sumber kalsium lainnya seperti tofu atau suplemen kalsium dalam diet Anda.

Vitamin D
Vitamin D, magnesium dan seng (zinc) membantu penyerapan kalsium dan dapat ditemuaknd alam beberapa suplemen yang dikombinasikan dengan kalsium. Makan cukup buah-buahan dan sayuran akan membantu men-cukupi kebutuhan vitamin Anda. Vitamin D khususnya penting untuk pertumbuhan dan perkembangan tu-lang bayi Anda. Anda dapat peroleh vitamin D dari makanan seperti ikan, susu, telur dan mentega.

Pemanis tiruan
Pemanis buatan seperti aspartam umumnya dianggap aman buat ibu menyusui, kecuali penderita phenyl ketonuria (PKU). Namun sebaiknya hindari makanan dengan pemanis buatan seperti aspartam yang mengan dung phenylalanie karena dapat menyebabkan retardasi mental pada bayi

Cukup minum cairan
ASI dibuat dari 87 persen air. Jadi, tubuh Anda memerlukan air tambahan dan jus selama menyusui. Delapan sampai 10 gelas setiap hari merupaman jumlah yang direkomendasikan. Pada saat menyusui Anda harus minum ketika Anda merasa haus. Itu cara terbaik untuk meyakinkan bahwa Anda mendapatkan cukup cairan saat menyusui. Anda dapat pula menjadikan warna urin seabgai tanda. Bila warnanya kuning pucar berarti Anda minum cukup cairan. Anda kurang minum bila urin Anda berwarna kuning gelap.
Penelitian menunjukkan bahwa minum cairan melebihi yang dibutuhkan tidak akan meningkatkan suplai ASI. Jika frekuensi menyusui lebih sering dan pengosongan payudara selalu terjadi, produksi ASI Anda mening kat.

Makanan yang dapat mempengaruhi ASI
Ø Aroma: Aroma dan bumbu yang Anda makan akan ditransfer ke dalam ASI. Bayi biasanya menikmati aroma ini dan mungkin menyusu lebih lama. Beberap abayi akan mengisap lebih lama ketika aroma baru dikenalkan. Hal ini membantu mengenalkan aroma makanan keluarga pada bayi.
Ø Warna: Warna beberapa makanan dikirim ke ASI. Sebagai contoh, asupan tinggi wortek akan membuat ASI menjadi ber-warna agak oranye, ubi jalar merak mungkin membuat ASI berwarna merah muda dan bayam atau sayuran berdaun gelap yang lain memberi warna ASI menjadi hijau.

Makanan yang harus dicegah
Jika bayi Anda menjadi rewel setelah menyusui, periksa apakah anda makan 4-6 jam sebelumnya. jika masih juga rewel dalam waktu yang lama, curigai makanan yang Anda makan mungkin memberikan gas atau bayi Anda sensitif terhadap makanan tersebut. Umumnya kol, kacang-kacangan, brokoli yang dapat menghasilkan gas. Anda dapat mengeliminasi makanan tersebut dengan memakannya seminggu sekali atau dua minggu sekai. Kalau gajelanya muncul kembali setelah makan makanan tersebut, Anda perlu mengeliminasinya dengan memakannya cukup 2 bulan - 3 bulan sekali. Ibu yang menderita alergi harus menghindari kacang-kacangan, atau makanan beresiko tinggi menyebabkan alergi se-perti susu sapi, gandum, telur, ikan, kacang selama kehamilan dan menyusui.

Minuman Tradisional untuk Memperbanyak ASI
Sayuran seperti buncis, jagung, kacang, bayam duri, kacang panjang, dan daun katuk memberi manfaat untuk memban tu memperbanyak ASI. Makanlah sebagai sayuran. Misalnya daun katuk dicampur jagung yang diiris dan dimasak bening.
Akar jombang (Taraxacum officinale Weber et Winggers) juga bisa memperbanyak ASI.
Caranya: cuci 30 gram akar jombangs egar, lalu potong-potong kecil. Rebus dalam 2 gelas air sampai mendi-dih (selama 15 menit). Setelah dingin saring dan minum sehari 2 kali, masing-masing setengah bagian.

Berat badan vs ASI
Berat badan pasca melahirkan harus dikembalikan ke berat badan normal. Ini bukan sekedar demi kepetingan ibu agar tetap tampil meanwan dan seksi, juga demi kepentingan bayi. Sebuah penelitian di Universitas Cornell, Amerika Serikat menunjukkan bahwa ibu menyusui yang berat badannya berlebih akan mempunyai prolaktin yang lebih sedikit dibandingkan ibu dengan berat badan normal.

Prolatn merupakan hormon yang diproduksi dalam kelenjar hipofisis yang meicu kelenjar payudara memproduksi air susu. Jumlah prolaktin yang dilepaskan tubuh merupakan respon isapan bayi dan akan menggambarkan seberapa ba-nyak produksi air susu ibu.
Para peneliti menambahkan, wanita dengan berat badan berlebih juga akan mengalami kesulitan memposisikan bayi saat menyusui akibat besarnya ukuran tubuh meraka. Ini akan menyulitkan bayi untuk memaksimalkan isapannya. Penelitian tersebut juga mengukuhkan pentingnya berat badan yang normal untuk ibu pasca melahirkan. Jadi, keun-tungan berat badan normal pasca melahirkan: tetap tampil oke di depan suami sekaligus menguntungkan bayi Anda.


Waspadai Gigi Rusak Ibu Hamil

Kehadiran anak bagi setiap pasangan suami istri merupakan hal yang sangat istimewa. Karena itulah kehamilan ada lah masa-masa penuh perhatian, untuk ibu hamil dan jabang bayi. Tapi itu juga masa menderita bagi sang calon ibu. Berbagai ketidaknyamanan dialaminya, termasuk giginya yang jadi goyah dan mudah berdarah.

Ibu hamil hendaknya betul-betul menjaga kondisi kesehatannya dengan baik, misalnya dengan mengonsumsi berbagai jenis makanan dan vitamin serta mineral. Karena kehamilan adalah suatu proses fisiologis yang dapat menimbulkan perubahan pada tubuh wanita, baik fisik maupun kejiwaan. Keadaan ini disebabkan oleh adanya perubahan keseimbang an hormonal pada wanita hamil.

Gejalanya pun khas seperti bertambah gelapnya warna puting susu, bercak kehitaman di wajah bahkan kadang per-ubahan emosi juga disertai keluhan seperti ngidam, mual, muntah termasuk keluhan pada gigi dan mulut.

Pada seminar setengah hari Kesehatan Gigi dan Mulut Selama Kehamilan di RSI Sultan Agung Jakarta belum lama ini, dijelaskan perubahan keseimbangan hormonal ini juga berakibat pada gigi dan jaringan sekitarnya. Jaringan ikat gigi (gingiva) mengalami pembesaran (hiperplasia) yang berarti sel-selnya bertambah banyak dan pembuluh darah meningkat permeabilitasnya sehingga lebih mudah dirembesi penyakit.

Perubahan di jaringan sekitar gigi ini mirip dengan perubahan akibat radang sehingga keadaan ini disebut gingitivis/ hyperplesia gravidarum atau radang gusi pada kehamilan. Tanda-tanda adanya pembengkakan pada gusi, berwarna merah menyala terang dan mudah berdarah. Daya sanga jaringannya pun berkurang sehingga gigi goyang dan mudah tanggal.

Pembesaran gigi pada ibu hamil ini biasanya dimulai pada trisemester pertama sampai ketiga masa kehamilan. Keadaan ini disebabkan aktivitas hormonal yaitu hormon estrogen dan progesteron. Proses peradangan sendiri karena domi-nannya progesteron. Pembesaran gusi ini akan mengalami penurunan pada kehamilan bulan ke sembilan dan beberapa hari setelah melahir kan. Keadaannya akan kembali normal seperti sebelum hamil.

Karena pembesaran gusi dapat mengenai semua tempat atau beberapa tempat. Akibatnya sisa-sisa makanan mudah me-nyelip dan akan mengubah kadar asam basa mulut. Jika terus menerus plak akan terbentuk hingga tercipta lubang pada gigi

Masalahnya sering ditemukan ibu-ibu hamil malas melakukan aktivitas termasuk gosok gigi untuk men-jaga kebersihan mulut dengan alasan bawaan bayi, ujar dokter gigi Ade Ismail AK.
Menurut dia, faktor penyebab timbulnya gingitivis pada masa kehamilan ini dapat dibedakan menjadi dua yaitu sekun der dan primer.

Ø Penyebab primer adalah iritasi lokal seperti plak (kalkulus/plak yang telah mengalami pengapuran), sisa-sisa makanan, tambalan yang kurang baik dan gigi tiruan yang kurang baik.
Saat kehamilan terjadi perubahan dalam pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut yang bisa disebabkan oleh timbulnya perasaan mual, muntah, takut ketika menggosok gigi karena timbulnya perdarahan pada gusi atau ibu terlalu lelah dengan kehamilannya sehingga malas menggosok gigi.

Ø Sedangkan penyebab sekunder merupakan keadaan fisiologis yang menyebabkan perubahan keseimbangan hormonal terutama perubahan hormon estrogen dan progesteron.
Peningkatan konsentrasi hormon pada kehamilan ini mempunyai efek bervariasi pada jaringan, di antaranya pelebaran pembuluh darah yang mengakibatkan bertambahnya aliran darah sehingga gusi menjadi lebih merah, bengkak, mudah mengalami perdarahan.
Tetapi, lanjutnya, jika kebersihan mulut terpelihara dengan baik selama hamil maka perubahan mencolok pada jaring an gusi jarang terjadi.

Cara penanggulangan
Menurut saya, tindakan penanggulangan atau perawatan radang gusi pada ibu hamil dibagi menjadi empat tahap.
tahap jaringan lunak yaitu menghilangkan semua jenis iritasi lokal yang ada seperti plak, kalkulus, sisa ma-kanan, perbaikan tambalan dan perbaikan gigi tiruan yang kurang baik.
tahap fungsional yaitu melakukan perbaikan fungsi gigi dan mulut seperti pembuatan tambalan pada gigi berlubang, pembuatan gigi tiruan dan lain-lain.

tahap sistemik yaitu memperhatikan kesehatan ibu hamil secara menyeluruh, melakukan perawatan dan pencegahan gingivitis selama kehamilan.
tahap pemeliharaan dilakukan untuk mencegah kambuhnya penyakit jaringan penyangga gigi (gusi) setelah perawatan. Tindakan yang dilakukan adalah pemeliharaan kebersihan mulut di rumah dan pemeriksaan secara periodik atau check up ke dokter.

Makanya ada saran sebaiknya wanita menikah yang bersiap hamil periksa gigi minimal sekali dalam setahun. Namun lebih baik jika sekurangnya dua kali dalam setahun paparnya. Sedangkan untuk pencegahan gingitivis selama kehamilan dapat dilakukan langkah-langkah seperti menyikat gigi minimal dilakukan dua kali sehari, misalnya se sudah makan dan menjelang tidur.

Membersihkan sela-sela gigi yang tidak terjangkau oleh sikat gigi dengan benang gigi (dental floss) sehari sekali.Namun jika Anda sering mengalami mual muntah di pagi hari, saya menyarankan agar memperbanyak kumur dengan air untuk menetralisir rasa asam akibat muntahan atau dengan mengunyah permen karet tanpa gula. Selain itu jika menyikat gigi menyebabkan mual dan muntah bisa dilakukan kumur-kumur dengan air lalu menyikat tanpa pasata gigi lalu diringi berkumur menggunakan obat kumur yang bersifat antiplak dan mengandung fluor.

Seandaianya terjadi kasus gigi berlubang bahkan hingga infeksi, Ade tidak menyarankan dilakukan tindakan meng-konsumsi minum obat pereda nyeri atau antibiotik sebab bisa membahayakan pertumbuhan janin. Bila gigi tersebut [yang rusak] sampai harus dicabut, pada umumnya dilakukan setelah bayi lahir. Karena pencabutan gigi bisa meng-akibatkan risiko pada kehamilan, lanjutnya serius.

Pasalnya anestasi lokal yang diperlukan untuk pembiusan sebelum pencabutan dapat menyebabkan kandungan ber-kontraksi. Padahal pada usia kehamilan tiga bulan pertama dan tiga bulan terakhir kontraksi dapat menyebabkan keguguran atau lahir prematur.

Nah, mulai sadar menjaga kesehatan gigi kan kalau sudah begini.


Bagaimana Cara MEMPERBANYAK ASI


tanya:Mohon bantuannya mengenai cara untuk memperbanyak ASI ?
Karena semenjak saya bekerja produksi ASI saya berkurang drastic walaupun saya sudah mencoba untuk dipompa selain itu saya setiap pagi mengkonsumsi susu kedelai dan meminum obat untuk melancarkan ASI 3 kali sehari. Bagaimana caranya agar ASI saya kembali banyak sepeti dahulu ?

Jawab :
Dulu, saat saya pertama masuk ke kantor setelah cuti melahirkan payudara saya membengkak namun tidak saya pompa dengan pertimbangan supaya ASI tetap banyak dan bisa diberikan kepada anak saya. Ternyata saya salah, gudang ASI akan semakin lancar apabila sering dipompa. Untuk selanjutnya walau pun produksi ASI saya berkurang tetapi saya tetap mengeluarkan setiap 2-3 jam sekali dan hasilnya saya bisa menyusui anak saya hingga usia 2 tahun. Selain itu saya juga selalu mengkonsumsi obat pelancar ASI, dan rajin memakan kacang - kacangan. [DIW]

Cara untuk mengeluarkan asinya jangan dipompa dengan alat melainkan menggunakan jari (dipijat) dan ASI dikeluarkan. Dengan demikian mudah-mudahan payudara akan lebih terangsang untuk terus mem-produksi ASI.

Kalau pengalaman saya begini, sejak usia kandungan 7 bulan, saya rajin memijat payudara dengan menggunakan baby oil. Kemudian 2 bulan pertama setelah melahirkan, saya rajin meminum susu dan seti-ap hari memakan sayur bening yang dibuat dari daun katuk (bergantian denang bayam). Jadi 2 bulan pertama menu siang dan malam saya pasti ada sayur beningnya (sayur bening saya tambahkan dengan jagung manis). Hasilnya produksi ASI saya sangat banyak dan saya masih bisa memberikan full ASI kepada anak saya (1 tahun) pada waktu akhir pekan sedangkan pada hari kerja saya masih memompa ASI di kantor.

Coba untuk memompa ASI menggunakan tangan karena hasil yang saya dapat lebih banyak apabila saya memompa menggunakan tangan. Prinsipnya semakin sering payudara dihisap atau dipompa semakin banyak ASI berproduksi. Saya juga tidak pernah meminum obat untuk melancarkan ASI. Intinya, makan makanan yang bergizi dan meminum banyak air putih.

BOLEH PUASA, ASAL
Asalkan tidak ada faktor-faktor penyulit kehamilan, boleh kok berpuasa. Bahkan puasa bisa membuat ibu hamil jadi lebih sehat, lo. Seperti apa sih trik berpuasa selagi hamil?
Seperti yang diutarakan dr. R. Muharam, Sp.OG, sebenarnya di trimester berapa pun ibu hamil boleh melakukan badah puasa selama bulan suci Ramadan. Lain hal bila ada kondisi-kondisi penyulit yang menyertai kehamilannya.

Berikut beberapa di antaranya yang mesti diwaspadai:

Perdarahan
Pada ibu yang pernah mengalami perdarahan semasa kehamilan, memaksakan diri hanya akan membuat keadaan kemungkinan bertambah parah. Paling tidak kalau tetap berpuasa, ibu tidak bisa mengonsumsi obat yang diresepkan.

Diabetes Melitus (DM)
Ibu hamil dengan DM tidak disarankan untuk berpuasa. Pasalnya, selain harus menjalani terapi obat secara teratur, ibu hamil juga harus mematuhi program makan yang telah dibuatkan supaya kadar gula dalam da-rahnya bisa tetap terkontrol/bisa tetap stabil.

Hipertensi
Mirip dengan DM, terapi obat tak boleh terlewatkan dalam kasus-kasus hipertensi. Bila terlewat, besar kemungkinan tekanan darah jadi tidak terkontrol, bisa naik atau turun. Padahal tekanan darah yang naik turun seperti itu jelas-jelas harus dihindari selama hamil karena bisa menyebabkan kematian ibu maupun si bayi.

Anoreksia dan bulimia
Efek yang bisa terjadi adalah kekurangan cairan tubuh. Padahal cairan tubuh itu amat penting bagi si ibu hamil, terutama bayi yang sedang dikandung.

Gangguan sistem pencernaan
Salah satunya adalah gangguan mag. Ibu hamil dengan gangguan ini yang memaksakan diri berpuasa berarti memperbesar peluang penyakitnya akan kambuh. Lambung kosong akan meninggikan peluang terjadinya pe-ningkatan asam lambung.

Dehidrasi
Jika sampai mengalami hal ini, bisa dibayangkan apa jadinya si ibu hamil bersama bayi yang tengah dikandung nya. Karena itu jangan sungkan untuk lekas berbuka. Jangan sampai ibu hamil mengalami hal ini yang umum nya diawali dengan diare dan muntah berlebih, keringat dingin membanjir disertai keluhan pusing dan lemas.

Hari H
Di hari bersalin, ibu hamil tidak dianjurkan untuk menjalankan ibadah puasa. Soalnya ibu memerlukan ener gi ekstra untuk melahirkan si buah hati. Memaksakan diri untuk berpuasa hanya akan memperbesar peluang terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, seperti pingsan, persalinan macet lantaran tak ada energi atau malah perdarahan hebat.

TANDA-TANDA HARUS BERBUKA
Selain penyulit-penyulit tersebut, Muharam menegaskan pentingnya mencermati sejumlah tanda yang tak lazim pada ibu hamil yang menjalankan ibadah puasa. Ia menyarankan untuk lekas berbuka saat itu juga, sekalipun mungkin wak tu untuk berbuka puasa tinggal beberapa saat lagi dan si ibu tidak memiliki faktor penyulit. Kalau tanda-tanda beri-kut sampai muncul, itu berarti tubuh tak sanggup lagi berpuasa.

Muntah
Kalau keluhannya tidak hebat dan frekuensi muntahnya tidak sering, semisal cuma 1-2 kali dalam sehari, atau tenggang waktunya sekitar 6 jam sekali, menurut Muharam boleh-boleh saja ibu hamil melanjutkan puasanya jika merasa masih kuat. Tapi ingat, harus cukup istirahat dan mengurangi segala aktivitasnya. Na-mun jika lebih dari itu, jangan ragu untuk segera berbuka agar terhindar dari dehidrasi yang bisa berakibat fatal bagi si ibu maupun kehamilannya. Selain itu, kalau bersikeras tetap berpuasa, tubuh akan mengambil energi dari cadangan lemak tubuh akibat asupan makanan yang kurang. Hal ini akan menyebabkan darah si ibu bersifat asam sementara kadar keton dalam darah pun naik. Kalau sudah begini, organ-organ tubuh se-perti ginjal si ibu akan mengalami kerusakan Sedangkan bayi yang dikandungnya bisa kekurangan nutrisi penting.

Diare
Kalau hal ini terjadi, apalagi jika disertai dengan perasaan mulas/melilit, sebaiknya lekas berbuka dengan banyak minum kendati mungkin kejadiannya baru sekali. Segera ke dokter agar bisa cepat tertangani dan ke-mungkinan dehidrasi bisa diantisipasi.

Mimisan
Jika mengalami hal ini sebaiknya lekaslah membatalkan puasa. Bila tidak, dikhawatirkan si ibu mengalami hal yang tidak diinginkan. Pecahnya pembuluh darah ini sebetulnya merupakan pertanda tekanan otak me-ningkat karena kondisi tubuh yang kurang stabil.
Lemas
Keadaan seperti ini menyatakan yang bersangkutan mengalami hipoglikemia. Kalau puasanya terus diperta-hankan, amat dikhawatirkan janinnya akan kekurangan zat-zat makanan yang bisa mempengaruhi pertum-buhannya jadi tak optimal.
Pusing
Jika masih dalam tahap ringan, tanpa obat pun pusing bisa sembuh sendiri dengan memperbanyak istirahat dan mengurangi aktivitas, sehingga ibu hamil tetap boleh berpuasa. Akan tetapi kalau sudah disertai mual/ muntah, mau tidak mau
harus dibantu dengan obat karena pusing yang sudah tak tertahankan lagi. Bila demikian, segeralah berbu-ka dengan segelas air hangat yang manis kemudian makan nasi secukupnya sebelum minum obat.

Keringat berlebih
Wajar bila ibu hamil banyak berkeringat. Tapi kalau sudah berlebih, terutama yang keluar adalah keringat dingin, sebaiknya lekas berbuka karena itu pertanda fisik si ibu sudah tidak kuat lagi untuk berpuasa.

Mata berkunang-kunang
Kalau pertanda ini yang muncul besar kemungkinan si ibu mengalami hipoglikemi/rendahnya kadar gula darah dalam tubuh. Jika mengalaminya, ibu hamil disarankan segera berbuka dengan meneguk segelas air hangat manis, makan, dan istirahat.

Kram dan kesemutan
Sebenarnya jika mengalami hal ini ibu hamil boleh tetap berpuasa. Kram dan kesemutan umum terjadi pada ibu hamil. Akan tetapi kalau keluhannya karena elektrolit kurang disertai pembengkakan, hingga nyaris tak tertahankan dan si ibu praktis tak bisa apa-apa lagi, ya apa boleh buat, sebaiknya berbuka saja.


Berikut kecukupan zat-zat makanan yang
direkomendasikan pada wanita hamil dan menyusui saat berpuasa.
- Kalori
- Protein
- Vitamin A
- Vitamin D
- Vitamin E
- Vitamin C
- Folate
- Niacin
- Riboflavin
- Thiamine
- Vitamin B6
- Vitamin B12
- Calcium
- Iodine
- Iron
- Magnesium
- Phosphorus
- Zinc

Tips Berpuasa Sehat
SUPAYA ibu hamil bisa kuat berpuasa Muharam memberikan beberapa tips berikut:
Ø Cukup makan dan minum sesuai dengan kebutuhan gizi ibu hamil. Contohnya dengan memperbanyak asupan protein 1g/kg BB ditambah 20 g per hari (kurang lebih 80g per hari); kalsium 1g/hari (bisa diperoleh dari susu, ikan, kacang kedelai dan sereal); zat besi (bisa didapatkan pada daging, hati, dan sayuran berwarna hijau). Suplemen zat besi direkomendasikan 30-60mg/hari untuk wanita hamil dan menyusui; vitamin dan mineral direkomendasikan dengan pemberian asam folat 0,4mg/hari yang banyak terdapat pada sayuran hi -jau, hati, dan telur (selengkapnya lihat tabel 1).
Ø Kurangi makanan yang banyak mengandung lemak sebab bisa menyebabkan keluhan mual.
Ø Cukup istirahat. Bila memungkinkan sediakan lebih dari porsi istirahat sebelumnya.
Ø Kurangi porsi aktivitas yang membutuhkan energi ekstra semisal aktivitas di lapangan atau mikir yang berat-berat. Sedapat mungkin hindari stres dan buang jauh kebiasaan/dorongan untuk marah-marah.
Ø Yang pasti, niatkan menjalani ibadah semata-mata karena Allah.


Wassalam,
caknur

4 komentar:

lia mengatakan...

mbak,pompa asi ny ga pke alat y? klo pake tangan atau jari,gimana caranya mbak..
mkasih..

Nurcholis Sholeh mengatakan...

maaf mba lia, saya cowok bukan cewek,jadinya ngga tahu persis caranya mba...yang tahu persis mamanya anak anak saya...

caknur

sitekno-jambi mengatakan...

mba,gimana caranya ya,saya ingin menghentikan formula anak,dan melanjutkan hanya dengan asi.gimana caranya biar asi kembali berlimpah dan bisa mengenyangkan bayi tanpa formula lagi?

sitekno-jambi mengatakan...

mba,gimana caranya ya,saya ingin menghentikan formula anak,dan melanjutkan hanya dengan asi.gimana caranya biar asi kembali berlimpah dan bisa mengenyangkan bayi tanpa formula lagi?