Minggu, 17 Februari 2008

Manusia Yang Menerima Kitab Dengan Tangan kanan

Dan kamu lihat tiap-tiap umat dipanggil untuk buku catatan amalnya, pada hari itu kamu diberi balasan terhadap apa yang telah kamu kerjakan.

“Inilah kitab Kami yang menuturkan terhadapmu dengan benar, sesungguhnya kami telah menyuruh mencatat apa yang telah kamu kerjakan”

“Bacalah kitabmu, cukupkanlah dirimu sendiri pada waktu ini sebagai penghisab terhadapmu”

Sekali-kali tidak, sesungguhnya kitab orang-orang berbakti itu dalam ILLIYYIN.

Surat AL HAAQQAH “69 : 19 – 22”
Adapun orang-orang yang diberikan kepadanya kitabnya dari sebelah kanannya, maka dia Berkata: “Ambillah, bacalah kitabku”
Sesungguhnya aku yakin, bahwa sesungguhnya aku akan menemui hisab terhadap diriku.
Maka orang itu berada dalam kehidupan yang diridhai
Dalam surga yang tinggi

Surat AL LAIL “92 : 12 – 13”
Sesungguhnya kewajiban kamilah memberi petunjuk,
Dan sesungguhnya kepunyaan Kamilah skhirat dan dunia

Kewajiban Allahlah menurunkan agama kepada hamba-hambanya lewat perantara Rosul-rosul-Nya, orang-orang yang mencintai Tuhannya dan Rosul-Nya dia akan memimpin dirinya pada agama Allah.

Surat ASY SYAMS “91 : 9”
Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu.

Hanya lewat perantara wahyulah Allah mensucikan hamba-hamba-Nya, maka Allah mewajibkan atas manusia mengikuti wahyu bukan mengikuti hadist.

Surat AR RUUM “30 : 30”
Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah, agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.

Allah mewahyukan agama kepadamu yang dapat memimpin manusia kepada fitrah Allah, sebagaimana Allah menciptakan manusia menurut fitrahnya. Fitrah Allah tetap pada fitrahnya sedangkan manusia terlepas dari fitrahnya, apabila tidak dipimpin oleh agama Allah. Maka mereka tidak tergolong orang-orang yang mensucikan jiwanya.

Surat AL A’RAAF “7 : 2 – 3”
Ini adalah sebuah kitab yang diturunkan kepadamu, maka janganlah ada kesempitan didalam dadamu karenanya, supaya kamu memberi peringatan dengan kitab itu, dan menjadi pelajaran bagi orang-orang yang beriman.
Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu dan janganlah kamu mengikuti pemimpin-pemimpin selain-Nya. Amat sedikitlah kamu mengambil pelajaran.

Maka Allah sudah memutuskan Rosul kepadamu yang membacakan kitab-kitab kepadamu yang mengeluarkanmu dari kegelapan kepada cahaya terang, kitab itulah yang akan memimpinmu kepada jalan Tuhanmu, dan janganlah kamu mengikuti apapun yang diluar kitab itu.

Surat AL ISRAA “17 : 36”
Dan janganlah kamu mengikuti apa yang katu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, pengelihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.

Agama yang diwariskan kepadamu adalah agama yang diwahyukan kepadamu dari Tuhanmu, itulah yang harus kamu ta’ati maka bila kamu menta’ati apa yang tidak diwahyukan kepadamu, berarti kamu sudah berada dalam agama yang tidak diizinkan oleh Allah, maka kamu tidak lagi mengambil kitab sebagai pemimpinmu.

Surat ASY SYUURA “42 : 21”
Apakah mereka mempunyai sembahan-sembahan selain Allah yang mensyariatkan untuk mereka agama yang tidak diizinkan Allah? Sekiranya tidak ada ketetapan yang menentukan tentulah mereka telah dibinasakan. Dan sesungguhnya orang-orang yang zalim itu akan memperoleh azab yang amat pedih.

Apapun yang tidak ada dalam Al Qur’an itu disisi Allah tidak dianggap beragama, karena hanya orang-orang yang memasukan dirinya kedalam agama secara keseluruhannya yang dianggap telah beragama yang sebenar-benarnya.

Surat AL BAQARAH “2 : 208”
Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu kedalam Islam secara keseluruhannya dan janganlah kamu turut langkah-langkah syeitan, sesungguhnya syeitan itu musuh yang nyata bagimu.

Masuklah kamu secara keseluruhannya kepada wahyu yang telah diwahyukan kepada Rosulmu, itulah yang sebenar-benarnya agama sebagaimana Nabimu-pun telah dipimpin oleh Allah dia tidak dipimpin oleh hadist kepribadiannya, tetapi dia dipimpin oleh wahyu Allah secara keseluruhannya.

Surat SABA “34 : 50”
Katakanlah: “Jika aku sesat maka sesungguhnya aku sesat atas kemudharatan diriku sendiri; dan jika aku mendapat petunjuk maka itu adalah disebabkan apa yang telah diwahyukan Tuhanku kepadaku. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Dekat”.

Rosul sudah berkata sebenar-benarnya dengan tuntunan Allah bahwa Rosulullah sudah mengakui dirinya selamat dunia dan akhirat disebabkan apa yang telah diwahyukan kepadanya, maka janganlah kamu mengikuti hadist-hadist beliau atau yang lainnya.

Surat AL AHZAB “33 : 2”
Dan ikutilah apa yang diwahyukan Tuhanmu kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Relakan dirimu dipimpin wahyu Allahmu karena wahyu Tuhanmu tidak memimpin dirimu kepada kebinasaan tetapi wahyu Tuhanmu memimpinmu pada keselamatan dunia dan akhirat, hanya wahyu sajalah yang dapat memimpinmu kepada keselamatan dunia dan akhirat.

Surat YUNUS “10 : 25 – 26”
Allah menyeru ke Darussalam, dan menunjuki orang yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus.
Bagi orang-orang yang berbuat baik, ada pahala yang terbaik dan tambahannya. Dan muka mereka tidak ditutupi debu hitan dan tidak kehinaan. Mereka itulah penghuni surga, mereka kekal didalamnya.

Allah memimpin hamba-hamba-Nya dengan perantara wahyu kepada surga yang mulia, maka adakah perkataan bumi yang dapat memimpinmu kepada surga selain wahyu Tuhanmu…? Mengapa kamu berpaling dari wahyu Tuhanmu ……………….?

Surat YUNUS “10 : 109”
Dan ikutilah apa yang diwahyukan kepadamu, dan bersabarlah hingga Allah memberi keputusan dan Dia adalah Hakim yang sebaik-baiknya.

Berpegang teguhlah kamu pada agama Allah yang akan memimpinmu kepada keselamatan dunia dan akhirat, tinggalkanlah yang tidak diwahyukan Tuhanmu serta ikutilah apa yang diwahyukan Tuhanmu kepadamu sebagaimana nabimu mengikutinya.

Surat AN NABA “78 : 39”
Itulah hari yang pasti terjadi. Maka barangsiapa yang menghendaki, niscaya ia menempuh jalan kembali kepada Tuhannya.

Maka kalau kamu menginginkah keselamatan dunia dan akhirat serta Tuhanmu menyertaimu baik didunia maupun diakhirat maka ikutilah apa yang telah diturunkan dari Tuhanmu.

Surat AL ISRAA “17 : 19”
Dan barangsiapa yang menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha ke arah iru dengan sungguh-sungguh sedang ia adalah mu’min, maka mereka iotu adalah orang-orang yang usahanya dibalasi dengan baik.

Inilah pesan-pesan Tuhanmu kalau kamu benar-benar menginginkan hari esok hari yang tidak ada keraguan dari padanya, maka bertawakallah kepada Tuhanmu dan berpegang teguhlah pada kitab suci Al Qur’an, karena dialah yang dapat mengembalikanmu ketempat kembali.

Surat AL MU’MINUUN “23 : 57 – 60”
Sesungguhnya orang-orang yang berhati-hati karena takut akan Tuhan mereka,
Dan orang-orang yang beriman dengan ayat-ayat Tuhan mereka,
Dan orang-orang yang tidak mempersekutukan dengan Tuhan mereka.
Dan orang-orang yang memberikan apa yang telah mereka berikan, dengan hati yang takut, sesungguhnya mereka akan kembali kepada Tuhan mereka.

Itulah orang-orang yang benar-benar memikirkan tentang keselamatan hari esok, itulah orang-orang yang mencintai Allah dan Rosul-Nya dengan ikhlas hati dan dia rela dipimpin oleh wahyu yang diwahyukan kepadanya.

Surat AL HASYR “59 : 18”
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok, dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Hai orang-orang yang benar-benar mengikuti agama Allah jadikanlah dunia ini ladang tempat kamu bercocok tanam, kelak kamu akan memetik hasil dari apa yang kamu tanam untukmu sendiri hasil tanamanmu. Mudah-mudahan kamu memahami dan janganlah kamu mati sebelum kamu berserah diri kepada Tuhanmu dengan bersungguh-sungguh.

Surat ABASA “80 : 22 – 23”
Kemudian bila Dia menghendaki, Dia membangkitkannya kembali.
Sekali-kali jangan; manusia itu belum melaksanakan apa yang diperintahkan Allah kepadanya.

Allah tidak menginginkan kematian menimpamu sebelum engkau menjadi orang-orang yang beriman dan beramal saleh dan berbuat baik kepada kedua ibu bapak serta kepada manusia.

Surat AL MUDDATSTSIR “74 : 6”
Dan janganlah kamu memberi, untuk memperoleh yang lebih banyak.

Berilah sebagian rahmat Tuhanmu yang direzekikan kepadamu pada orang-orang yang membutuhkannya dengan mengharap keridhoan Allah.

Surat AL INSAAN “76 : 9”
Sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanyalah untuk mengharapkan keridhaan Allah, kami tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula terima kasih.

Maka berikanlah kepada manusia dengan tidak mengharap sesuatu apapun dari manusia kepadamu dan berkatalah dalam hatimu aku tidak mengharap terima kasih dari hambamu ya … Robbi tapi aku mengharapkan keridhoanmu.

Surat AL FURQAAN “25 : 63 – 65”
Dan hamba-hamba Tuhan Yang Maha Penyayang itu orang-orang yang berjalan diatas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata yang baik.
Dan orang yang melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka.
Dan orang-orang yang berkata: “Ya Tuhan kami, jauhkan azab Jahannam dari kami, sesungguhnya azabnya itu adalah kebinasaan yang kekal”.

Itulah hamba-hamba Allah yang selalu berada dalam keridhoannya, dimalam hari dia menghadap Tuhannya dengan berdiri untuk Tuhannya semata-mata serta memurnikan ibadah hanya kepada Tuhannya.

Surat AS SAJDAH “32 : 16 – 17”
Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya, sedang mereka berdo’a kepada Tuhannya dengan rasa takut dan harap, dan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka.
Seorangpun tidak mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka yaitu yang menyedapkan pandangan mata sebagai balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.

Hamba Allah seperti inilah yang sedikit tidur diwaktu malam hari tapi banyak dia mengadu berkeluh kesah kepada Tuhannya dan dia memohon ampun kepada Tuhannya. Dia selalu memberi sebagian apa yang diinginkan hamba-hambanya, tidak ada seorangpun yang dapat melihat apa yang diberinya di dalam surga karena tidak ada yang sanggup membayangkan surga itu dan belum pernah ada mata yang melihat keindahan surga itu serta tidak ada hidangan yang sama dengan disurga yang sedap rasanya; itu makna yang dikatakan Allah dan tidak ada seorangpun yang mengetahui apa yang Allah sediakan untuknya.

Surat ADZ DZAARIYAAT “51 : 17 – 20”
Mereka sedikit sekali tidur diwaktu malam;
Dan di akhir-akhir malam mereka memohon ampun
Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bahagian
Dan di bumi itu terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang yakin.

Mereka mempergunakan waktu yang sunyi lalau dia berdiri menyembah Tuhannya kemudian dia memanjatkan ampunan kepada Tuhannya dipagi hari, lalu ia mencari orang-orang yang hak mendaptkan sebagian hartanya dan memberinya kapada hamba-hamba Allah yang lemah, dialah hamba yang pandai dalam pertanian dimuka bumi ini. Dia telah mampu menanikan hatinya yang ada dalam dadanya, hingga hatinya tidak pernah terdiam untuk berfikir dalam keadaan bekerja. Ia berkata: “Wahai Tuhanku ajarkan kepadaku memimpin harta yang Engkau anugerahkan kepadaku sebelum hartaku memimpin diriku kepada jurang nerakamu, maka berilah ilmu pengetahuan kepadaku agar aku dapat memimpin hartaku; karena aku amat meyakini hartaku kepada jalan Engkau, aku tidak akan sampai kepada kebajikan yang benar-benar, karena sampai saat ini baru menjadi hamba yang beruntung atas dasar iman, aku tidak akan beruntung walaupun dalam keadaan iman jika aku dalam kekikiran.

Surat ALI ‘IMRAN “3 : 92”
Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan, sebelum kamu menafkahkan sebahagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan, maka sesungguhnya Allah mengetahuinya.

Maha benar Tuhanku dengan segala firmannya ; benar wahai Tuhanku bahwa aku tidak akan sampai kepada kebajikan sebelum aku menginfakkan sebagian rezeki yang engkau berikan kepadaku karena aku belum memberi kasih sayang pada hamba-hambamu dimuka bumi, ya … Tuhanku angkatkanlah sifat kekikiran yang ada dalam jiwaku agar engkau tidak mengantikan kedudukanku dengan hamba-hambamu yang lain.

Surat AT TAGHAABUN “64 : 16
Maka bertakwalah kamu kepada Allah menurut kesanggupanmu dan dengarlah serta ta’atlah; dan nafkahkanlah nafkah yang baik untuk dirimu. Dan barangsiapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung.

Ya … Allah , angkatkanlah sifat kekikiran dari jiwa ragaku dan jadikanlah aku hamba yang suka memberi karena memberi itu memimpin diri pada kasih sayang dan memberi itu dapat menyambung tali silahturahmi antara sesama hamba-hambamu, kalau Engkau tidak mengangkat kekikiran dari jiwa kami Ya … Robbi, kami pasti gugur diatas jalan imanmu karena Engkau telah mewahyukan.

Surat MUHAMMAD “47 : 38”
Ingatlah, kamu ini orang-orang yang diajak untuk menafkahkan pada jalan Allah. Maka diantara kamu ada orang yang kikir, dan siapa yang kikir sesungguhnya dia hanyalah kikir terhadap dirinya sendiri. Dan Allah-lah yang Maha Kaya sedangkan kamulah orang-orang yang membutuhkan-Nya; dan jika kamu berpaling niscaya Dia akan mengganti dengan kaum yang lain, dan mereka tidak akan seperti kamu.

Ya … Tuhan kami dengan pertolonganmulah kami dapat melepaskan diri dari kekikiran, angkatlah sifat kikir yang tertanam didalam jiwa raga ini. Karena kekikiran itu membuat kebinasaan untuk kami sendiri, karena kikir itu lebih dekat memutuskan tali silahturahmi dan lebih dekat kepada kesombongan, maka tolonglah kami Ya … Allah agar kami dapat menjadi hamba-hamba yang selamat didunia dan diakhirat.

Surat AL ISRAA “17 : 37 – 38”
Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung.
Semua kejahatannya itu amat dibenci disisi Tuhanmu.

Ya … Allah jauhkanlah hal-hal yang menyebabkan kebinasaan buat kami didunia ini; benar Ya … Robbi kami tidak akan setinggi gunung, maka jadikanlah kami hamba yang tidak menyebabkan kerusakan bagi keluarga kami.

Surat AL A’RAAF “7 : 56”
Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah memperbaikinya dan berdo’alah kepada-Nya dengan rasa takut dan harapan. Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.

Jadikan diri kami, hamba yang tidak membinasakan diri kami sendiri Ya … Allah sesudah Engkau memimpin kami kepada cahaya iman, betapa besar rahmat yang Engkau pimpin kami kepada cahaya iman Ya … Allah; padahal kami tadinya berada pada kegelapan yang amat sangat, sedangkan Engkau tidak memberikan surga itu kepada orang-orang yang membuat kerusakan. Ya … Robbi bagaimana kami tidak rusak bila kami telah mempersekutukan Engkau kembali sesudah kami beriman, padahal pelajaran telah Engkau bacakan kepada kami.

Surat AL QASHASH “28 : 83”
Negeri akhirat itu, Kami jadikan untuk orang-orang yang tidak ingin menyombongkan diri dan berbuat kerusakan di bumi. Dan kesudahan itu adalah bagi orang-orang yang bertakwa.

Bukankah Engkau menyediakan negeri akhirat itu kepada orang-orang yang menahan dirinya pada hawa nafsu duniawi, karena sesungguhnya harta dunia memimpin manusia kepada kebinasaan. Ya … Robbi jadikan diri kami selalu berpegang teguh dengan apa yang Engkau wahyukan kepada kami Ya … Robbi.

Surat ALI IMRAN “3 : 60”
Itulah yang benar, yang datang dari Tuhanmu, karena itu janganlah kamu termasuk orang-orang yang ragu-ragu.

Ya … Allah, Ya … Tuhan kami yang datang dari Engkaulah yang dapat memimpin kami kembali, tidaklah Engkau wahyukan semua itu kepada kami melainkan Engkau menyambung tali kasih sayangmu pada kami, maka berilah kesanggupan pada kami dalam menempuh jalanmu ya … Robbi , tetapkan kami diatas syari’at agamamu ya … Allah.

Surat AL JAATSIYAH “45 : 18”
Kemudian Kami jadikan kamu berada di atas suatu syariat dari urusan itu, maka ikutilah syariat itu dan janganlah kamu ikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak mengetahui

Ya … Allah , teguhkanlah jiwa raga kami diatas syariat itu. Ya ... Allah , jadikan kami hamba yang tidak dipimpin oleh hawa nafsu kami. Ya … Robbi; orang-orang sebelum kamipun telah Engkau beri syariat yang sama. Ya … Robbi Maha Benar Engkau dengan Segala Firmanmu.

Surat ASY SYUURA “42 : 13”
Dia telah mensyari’atkan bagi kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa yaitu: Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. Amat berat bagi orang-orang musyrik agama yang kamu seru merka kepadanya. Allah menarik kepada agama itu orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada-Nya orang yang kembali.

Engkau telah memberi syari’at agama yang lurus. Ya … Robbi; agama yang dimenangkan atas segala agama, agama yang Engkau ridhoi didunia dan diakhirat, agama yang memimpin kami kepada kesucian sebagaimana zat-Mu Yang Maha Suci, Engkau menurunkan agama-Mu untuk mensucikan hamba-Mu agar kami dapat kembali kepada Tuhan kami yang suci.

Surat ASH SHAFF “61 : 9”
Dia-lah yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar agar Dia memenangkannya diatas segala agama-agama meskipun orang-orang musyrik benci.

Engkau telah menunjuki kami pada agama yang benar, bukanlah diri kami yang menunjuki diri kami sendiri kepada agama yang benar. Engkaulah Yang Maha Mengetahui dan Menunjuki sesuatu kepada agama yang benar, maka pimpinlah diri kami. Ya … Allah; sempurnakanlah petunjuk atas diri kami. Ya … Allah; wafatkanlah diri kami. Ya … Allah; dengan cara yang paling Engkau ridhoi, itulah harapan kami yang tersimpan dalam dada kami. Ya …Robbi.

Surat AL AN’AAM “6 : 161”
Katakanlah: “Sesungguhnya aku telah ditunjuki oleh Tuhanku kepada jalan yang lurus, agama yang benar; agama Ibrahim yang lurus; dan Ibrahim itu bukanlah termasuk orang-orang yang musyrik”.

Engkau telah memimpin kami dan Rosul kami. Ya … Allah; kepada agama hamba-Mu Ibrahim. Ya … Allah; berilah ahlak-ahlak dan sifat beliau kepada kami. Ya … Robbi; dengan sifat beliau itulah kami dapat memimpin kapada agama beliau, karena sifat beliau paling Engkau sukai. Ya … Robbi; Engkaupun telah menjadikan beliau hamba yang paling Engkau sayangi.

Surat AN NISAA “4 : 125”
Dan siapakah yang lebih baik agamanya dari pada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang diapun mengerjakan kebaikan, dan ia mengikuti agama Ibrahim yang lurus? Dan Allah mengambil Ibrahim menjadi kesayangan-Nya.

Ya … Allah , Ya … Tuhan kami berilah kemudahan pada kami untuk menempuh agama Ibrahim, agar kami dapat berserah diri kepada Engkau sebagaimana Ibrahim menyerahkan diri kepada-Mu. Engkau telah menganugerahi sifat-sifat yang baik, hingga Rosul-Mu dapat menempuh agamamu, maka janganlah Engkau jadikan kami hamba-hamba yang memperbodoh diri kami. Ya … Allah; karena hanya hamba-hamba yang memperbodoh dirinyalah yang tidak dapat mengambil agama Ibrahim.

Surat AL BAQARAH “2 : 130”
Dan tidak ada yang benci kepada agama Ibrahim, melainkan orang yang memperbodoh dirinya sendiri, dan sungguh Kami telah memilihnya didunia dan sesungguhnya dia diakhirat benar-benar termasuk orang-orang yang saleh.

Hanya dengan pertolongan dan rahmatmu saja engkau dapat menyelamatkan hamba-Mu. Ya … Allah , Engkau telah memilihnya untuk kami dan seluruh umat manusia. Ya … Robbi , dialah hamba yang harus diteladani didunia untuk keselamatan di Yaumil Kiamah. Ya … Robbi anugerahkanlah ahlak beliau kepada kami. Ya … Robbi.

Surat AL BAQARAH “2 : 124”
Dan ketika Ibrahim diuji Tuhannya dengan beberapa kalimat, lalu Ibrahim menunaikannya. Allah berfirman: “Sesungguhnya aku akan menjadikanmu Imam bagi seluruh manusia.” Ibrahim berkata: “Dari keturunanku”. Allah berfirman: “Janjiku tidak mengenai orang-orang yang zalim.”

Ya … Allah , dahulu kami meninggalkan Ibrahim sebagai imam untuk kami. Ya … Robbi , kami telah mengambil orang lain yang Engkau tidak perintahkan. Ya … Robbi , kami telah menjadikan agama kami hawa nafsu. Ya … Robbi , maka kami menjadikan madhaf itu menjadi imam kami.
Ya … Robbi seperti imam Safi’i. Imam Maliki, imam Hambali, imam Hanafi, betapa besarnya kami memikul dosa kami yang lampau. Ya … Robbi , kami sudah keuar dari agama-Mu yang lampau tetapi kami tidak menyadari. Ya … Allah ampunilah dosa kami yang masa lampau. Ya … Robbi , terimalah taubat kami. Ya … Allah.

Surat FUSHSHILAT “41 : 30 – 31”
Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka menguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka: “Janaganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih; dan bergembiralah kamu dengan surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu”.
Kamilah Pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan di akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh di dalamnya apa yang kamu minta.

Hanya dengan izin Engkau. Ya … Robbi , kami menjadi hamba yang berteguh hati, ber-Tuhan kepada-Mu. Ya … Allah , dengan rahmat dan pertolongan-mu juga. Ya … Robbi; maka jadikanlah kami. Ya … Allah; baik diwaktu berdiri maupun diwaktu berjalan serta diwaktu duduk dan berbaring selalu ingat akan diri-Mu. Ya … Allah; agar sesuai dengan firman-Mu.

Surat AL AHQAAF “46 : 13”
Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah”, kemudian mereka tetap istiqamah maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada berduka cita.

Ya … Allah , Ya … Tuhan kami; jadikanlah kami hamba-hamba yang berpegang teguh kepada agama-Mu dan jadikanlah kami hamba-hamba yang berserah diri kepada-Mu serta jadikanlah kami hamba yang hanya menyembah Engkau saja. Ya … Robbi , Engkaulah Tuhan kami dan Engkaulah Tuhan bagi seluruh alam ini, maka lapangkanlah dada kami dalam menempuh agama kami. Ya … Robbi.

Surat MARYAM “19 : 65”
Tuhan langit dan bumi dan apa-apa yang ada di antara keduanya, maka sembahlah Dia dan berteguh hatilah dalam beribadat kepada-Nya. Apakah kamu mengetahui aa seorang yang sama dengan Dia … ?

Kuatkanlah kegehunan hati kami dalam memurnikan ibadah kepada-Mu.
Ya … Robbi; baik ibadah dalam shalat. Ya … Robbi; maupun ibadah yang menyangkut dalam hamblumminannas. Ya … Robbi; tiada satupun yang sama dengan-Mu di dunia ini. Ya … Robbi; kami menjadi saksi didunia dan diakhirat, tidak ada satupun mahluk yang ada dilangit dan dibumi yang sama dengan-Mu. Ya … Robbi; karena Engkau yang menciptakan mereka, maka mereka tidak sama dengan yang mencipta alam semesta ini.

Surat AN NAHL “16 : 17”
Maka apakah yang menciptakan itu sama dengan yang tidak dapat menciptakan?. Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran.

Maha benar Allah dengan segala firmannya. Ya … Allah; tidak ada yang sama dengan-Mu, sedangkan yang Engkau ciptakan membutuhkan dirimu dan Engkau tidak membutuhkan mahluk-Mu, sedang mereka ada selama Engkau tetapkan ada dan mereka tidak ada diwaktu Engkau tetapkan tidak ada, sedangkan Engkau tetap ada terus menerus mengurusi mahluknya.
Ya … Robbi.

Surat AL QASHASH “28 : 88”
Janganlah kamu sembah di samping Allah, tuhan apapun yang lain. Tidak ada Tuhan melainkan Dia. Tiap-tiap sesuatu pasti binasa, kecuali Allah. Bagi-Nya-lah segala penentuan, dan hanya kepada-Nyalah kamu dikembalikan.

Kepadamulah tempat kembali seluruh mahluk-Mu. Ya … Robbi; Engkaulah yang berkuasa diatas alam semesta. Ya … Robbi; jauhkanlah kami dari mempersekutukan Engkau dengan mahluk ciptaan-Mu. Ya … Robbi; Engkaulah yang berkuasa atas jiwa kami, Maha benar Allah dengan segala firmannya.

Surat AL AN’AAM “6 : 61”
Dan dialah yang mempunyai kekuasaan tertinggi diatas semua hamba-Nya dan diutusnya kepadamu malaikat-malaikat penjaga, sehingga apabila datang kematian kepada salah seorang diantara kamu, ia diwafatkan oleh malaikat-malaikat Kami dan malaikat-malaikat Kami itu tidak melalaikan kewajibannya.

Wafatkanlah kami dalam keadaan ridho dan kasih sayang-Mu. Ya … Robbi; masukanlah kami kedalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh. Ya … Robbi; bangkitakanlah kami bersama orang-orang yang beserah diri kepada Allah, mudah-mudahan Engkau memperkenankan do’a kami. Ya … Robbi.

Surat AL FAJR “89 : 27 – 28”
Hai jiwa yang tenang.
Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya.

Ya … Allah; Ya … Tuhan kami; terimalah roh kami diwaktu Engkau mengeluarkan roh dari raga kami dengan perantara malaikat-Mu, gabungkanlah kami ketempat peristirahatan yang baik disisi-Mu sebelum kami dibangkitkan

Surat AN NAHL “16 : 32”
Orang-orang yang diwafatkan dalam keadaan baik oleh para malaikat dengan megatakan: “Salamu Alaikum, masuklah kamu kedalam surga itu disebabkan apa yang kamu kerjakan.”

Hal-hal yang semulia itulah yang kami idam-idamkan dalam dada kami.
Ya … Allah , tapi semua itu dengan pertolongan dan izinmu. Ya … Robbi , mudah-mudahan kami hamba yang dimatikan secara baik lagi diridhoi.
Ya … Robbi.

Surat AL AN’AAM “6 : 98”
Dan dialah yang menciptakan kamu dari seorang diri, maka ada tempat tetap dan ada tempat simpanan. Sesungguhnya telah Kami jelaskan tanda-tanda kebesaran kepada orang-orang yang mengetahui.

Engkau telah menyediakan bagi kami dua tempat. Ya … Allah; hari kematian kami Engkau tempatkan ditempat simpanan. Ya … Robbi; sampai kami menunggu hari sangkala-Mu, maka berilah kami tempat yang lapang sebagai tempat penyimpanan kami. Ya … Robbi; terimalah kami sebagaimana Engkau menciptakan kami. Ya … Robbi; Engkau telah mengirim kami lewat perantara ibu. Ya … Allah; Engkau berpesan agar kami tidak mempersekutu dimuka bumi ini, Engkau telah mengambil perjanjian yang kuat pada kami. Ya …..Robbi; Ya … Tuhan kami.

Surat AL A’RAAF “7 : 172 – 173”
Dan ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka: “Bukankah Aku ini Tuhanmu?” mereka menjawab: “Betul, kami menjadi saksi”. Agar dihari kiamat kamu tidak mengatakan: “Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang lengah terhadap ini”,
Atau agar kamu tidak mengatakan: “Sesungguhnya orang-orang tua kami telah mempersekutukan Tuhan sejak dahulu, sedang kami ini adalah anak-anak keturunan yang sesudah mereka. Maka apakah Engkau akan membinasakan kami karena perbuatan orang-orang yang sesat dahulu?”

Mudah-mudahan diwaktu hari kematian kami. Ya … Robbi; hamba yang tidak mempersekutukan Engkau dengn sesuatu apapun. Sesuai dengan ikrar pertama Engkau mengambil perjanjian dengan kami, kami kembali kepadamu sebagaimana kami dahulu ada disisimu, Engkau mengambil perjanjian jiwa kami, kami sudah meninggalkan jiwa raga kami dibumi dan jiwa kami kembali kepadamu, mudah-mudahan jiwa kami merupakan jiwa yang Engkau ridhoi maka terimalah kami. Ya … Allah

Surat MARYAM “19 : 85”
Hari Kami mengumpulkan orang-orang yang takwa kepada Tuhan Yang Maha Pemurah sebagai perutusan yang terhormat.

Mudah-mudahan Engkau membangkit kami dari tempat simpanan kami untuk masuk kepada tempat yang tetap kekal selama-lamanya yaitu surga-Mu.

Surat AL FAJR “89 : 29 – 30”
Maka masuklah ke dalam jama’ah hamba-hamba-Ku.
Dan masuklah ke dalam surga-Ku.

Ya … Allah; gabungkanlah kami dengan jama’ah-jama’ah yang Engkau sayangi, penuh harap. Ya … Allah; jadikan kami hamba-hamba yang berpegang teguh kepada agama-Mu, tolong kami. Ya … Allah; tidak ada arti kehidupan kami. Ya … Robbi; kalau dihari Engkau kumpulkan kami tidak ada diantara golongan-golongan hamba-hamba-Mu. Ya … Robbi; mudah-mudahan kami masuk kedalam golongan-golongan hamba-hambamu. Ya … Allah.

Surat AL MUTHAFFIFIIN “83 : 18 – 23”
Sekali-sekali tidak, sesungguhnya kitaab orang-orang berbakti itu dalam ‘Illiyyin.
Tahukah kamu apakah ‘Illiyyin itu?
Kitab yang bertulis,
Yang disaksikan oleh malaikat-malaikat yang didekatkan,
Sesungguhnya orang yang berbakti itu benar-benar berada dalam keni’matan yang besar,
Mereka diatas dipan-dipan sambil memandang.

Puji syukur kepadamu. Ya … Allah; atas rahmat yang Engkau curahkan kepada kami, sempurnakanlah cahaya kami. Ya … Allah; Engkau telah memberi kami kitab yang membawa kemuliaan disisimu. Ya … Allah; sedangkan orang-orang kafir pada hari ini penuh kesukaran. Ya … Allah; sedangkan kami orang-orang yang terpelihara oleh api neraka.

Surat AL HADIID “57 : 13”
Pada hari ketika orang-orang munafik laki-laki dan perempuan berkata kepada orang-orang yang beriman: “Tunggulah kami supaya kami dapat mengambil sebahagian dari cahayamu”. Dikatakan: “Kembalilah kamu kebelakang dan carilah sendiri cahaya”. Lalau diadakan di antara mereka dinding yang mempunyai pintu. Di sebelah dalamnya ada rahmat dan di sebelah luarnya dari situ ada siksa.

Ya … Allah; Ya … Tuhan kami; karena rahmat-Mulah kami dapat mencapai kemuliaan-Mu hari ini. Pertemukanlah kami dengan saudara-saudara kami yang hidup dimasa yang lalu kami. Ya … Robbi; agar kami dapat duduk bertatap-tatapan dan menceritakan tentang perjuangan didunia kami. Ya … Robbi; dengan saudara-saudara kami dimasa Nabi-nabi kami. Ya … Robbi; kami ada rasa rindu dengan saudara-saudara kami dimasa Nabi-nabi dahulu. Ya … Allah.

Surat Al Muthaffifin “83 : 33 - 36”
Padahal orang-orang yang berdosa itu tidak dikirim untuk penjaga bagi orang-orang mu’min’
Maka pada hari ini, orang-orang yang beriman mentertawakan orang-orang kafir.
Mereka diatas dipan-dipan sambil memandang.
Sesungguhnya orang-orang kafir telah diberi ganjaran terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan.

Ya … Allah; Ya … Tuhan kami; ejekan mereka didunia dahulu sudah kami ma’afkan karena hari dunialah hari mereka orang-orang kafir, sedangkan disini adalah hari kami. Ya … Allah kami; masukkanlah kedalam hati kami keinginan-keinginan dan keindahan-keindahan. Ya … Allah; karena hari ini hari pembalasan, maka berikanlah didalam hati kami keinginan dan keindahan yang kami sendiri tidak mengetahuinya. Ya … Robbi; karena sudah kaku hati kami didunia waktu menahan keinginan-keinginan itu. Ya … Robbi; bangkitkan rasa keinginan-keinginan yang besar dihati kami. Ya … Robbi; agar sampai rahmat yang Engkau sediakan untuk kami. Ya … Robbi; karena disini akan Engkau berikan yang diingini oleh hatinya. Ya … Robbi; berikanlah aku untuk dapat melihat Engkau dengan terang. Ya … Robbi; sebagaimana seorang anak dapat melihat ibu bapaknya waktu didunia dahulu Ya…Allah amat terpendam rasa rindu kami kepada Engkau, wahai Tuhan kami temuilah kami. Ya … Allah kami; berpuluh-puluh tahun terpendam rindu ini. Ya … Allah. Allah akan memperkenankan do’a hamba-hamba-Nya.

Surat Al Insyiqaq “84 : 6”
Hai manusia, sesungguhnya kamu telah bekerja dengan sungguh-sungguh menuju Tuhanmu, maka pasti kamu akan menemui-Nya.

“Puji syukur kami panjatkan kehadiratmu. Ya … Allah, ”Allah berfirman: “Disini bukan tempat kamu mensyukuri tapi disini hari Tuhanmu membalas hari yang engkau syukuri dibumi , maka tatapkanlah Tuhanmu .” Maka pada hari itu, manusia tidak berkedip kurang lebih 70 hari ukuran dunia, maka sesudah itu manusiapun jatuh pingsan, Allah berfirman kepada malaikat-malaikatnya ”Kembalikan hamba-hamba-Ku kepada tempat istana mereka masing-masing.”

Surat Al Furqan “25 : 10”
Maha Suci yang jika Dia menghendaki, niscaya dijadikan-Nya bagimu yang lebih baik dari yang demikian, surga-surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, dan dijadikan-Nya untukmu istana-istana.

Wassalam,
caknur

Tidak ada komentar: